21-May-2024

10

59

17

PANORAMA 24
Papan Informasi Obat dan Makanan Online

BPOM di Ambon Intensifkan Pengawasan Takjil Hingga di Kawasan Waiheru, Nania, Wayame.
08 April 2022 04:57

Berita Umum    Post By : System Administrator

Untuk memastikan takjil yang dijual aman dikonsumsi selama bulan Ramadhan 1443 H/2022, BPOM di Ambon kembali laksanakan intensifikasi pengawasan takjil dengan menggunakan fasilitas mobil laboratorium keliling. Pengawasan dilakukan dengan sampling jajanan takjil buka puasa di pusat kuliner Kota Ambon yakni di kawasan Waiheru, Nania dan Wayame, Kota Ambon, Rabu (06/04/2022).

Petugas melakukan sampling takjil sebanyak 24 sampel yang terdiri dari 19 sampel diuji parameter kimianya dan 5 sampel untuk pengujian mikrobiologi. Pengujian sampel ini dilakukan untuk memastikan takjil yang diperjualbelikan di kawasan tersebut aman untuk dikonsumsi, higiene dan bebas dari penyalahgunaan bahan kimia seperti formalin, boraks, pewarna merah rhodamin B dan pewarna kuning methanyl yellow. Hasil uji sampel takjil di kawasan Waiheru, Nania dan Wayame semuanya memenuhi syarat untuk dikonsumsi dalam artian sampel takjil tersebut bebas dari empat bahan kimia yang dilarang seperti yang disebutkan diatas. Sementara untuk 5 sampel yang akan diuji mikrobiologinya dibawa ke laboratorium BPOM di Ambon dan akan diketahui hasilnya sekitar 3 s/d 5 hari ke depan dan harapannya hasilnya memenuhi syarat. Pengujian mikrobiologi bertujuan untuk memastikan takjil higiene, tidak terkontaminasi bakteri patogen penyebab penyakit.

Selain melakukan sampling takjil, petugas BPOM di Ambon melakukan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) “Tips Memilih Takjil yang Aman” kepada pedagang takjil di kawasan tersebut. Pedagang diedukasi bagaimana menjajakan takjil dengan aman yakni takjil ditaruh di tempat yang tertutup seperti etalase namun jika tidak memiliki etalase bisa menggunakan mika plastik berpenutup. Dalam mengambil jajanan takjil bisa menggunakan penjepit/gepe-gepe atau sarung tangan plastik. Selain itu pedagang dihimbau untuk memperhatikan kebersihan diri dan lokasi sekitar tempat penjualan. Spanduk “Tips Memilih Takjil yang Aman” dipasang juga di lapak-lapak penjual sebagai pengingat untuk selalu menerapkan keamanan pangan dengan benar agar terhindari dari risiko mulai dari diare hingga keracunan makanan (HLN).



Share This

Comments